Minggu, 24 September 2017

Menaker: Dialog Sosial Kunci Hubungan Industrial Harmonis

id hanif dhakiri
Menaker: Dialog Sosial Kunci Hubungan Industrial Harmonis
Menteri Ketenagakerjaan, M Hanif Dhakiri ketika memberikan materi dalam acara Dialog Industrial yang Harmonis di Pangkalpinang, Kamis (10/8). (antarababel.com/Mahendra)
Dialog sosial harus digelorakan oleh serikat pekerja dengan landasan rasa saling percaya dalam mengatasi berbagai persoalan keternagakerjaan sehingga hubungan industrial tetap terjaga,
Pangkalpinang (Antara Babel) - Menteri Ketenagakerjaan M Hanif Dhakiri menilai dialog sosial menjadi kunci utama terjalinnya hubungan industrial yang harmonis antara unsur serikat pekerja, pengusaha
dan pemerintah.

"Kunci hubungan industrial yang harmonis ialah dengan melakukan dialog sosial yang efektif dan produktif antara serikat pekerja, perusahaan dan pemerintah dalam menyikapi berbagai permasalahan ketenagakerjaaan," katanya di Pangkalpinang, Kamis.

Ia menerangkan hubungan industrial yang harmonis merupakan kepentingan semua unsur ketenagakerjaan sehingga perlu dijaga oleh seluruh elemen masyarakat, pekerja, perusahaan dan pemerintah.

"Dialog sosial harus digelorakan oleh serikat pekerja dengan landasan rasa saling percaya dalam mengatasi berbagai persoalan keternagakerjaan sehingga hubungan industrial tetap terjaga," ujarnya.

Menurut Hanif, hubungan industrial yang harmonis, kondusif dan berkeadilan tentu dapat mempengaruhi pertumbuhan perusahaan ke arah yang lebih baik dan peningkatan produktivitas.

"Para pekerja dapat bekerja dengan giat dan nyaman apabila jalinan hubungan industrial dapat berjalan harmonis dan kondusif sehingga produktivitas perusahaan dapat meningkat," ujarnya.

Selain itu, lanjut dia, kondisi hubungan industrial yang harmonis juga dapat mempermudah kinerja pemerintah dalam upayanya meningkatkan kesejahteraan para pekerja.

"Dengan situasi dan kondisi industrial yang terjaga maka dapat mempermudah kinerja pemerintah dalam menyusun kebijakan terutama jaminan sosial sebagai salah satu upaya meningkatkan kesejahteraan bagi para pekerja," katanya.

Editor: Riza Mulyadi

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga